Friday, June 8, 2012

Proyek Google Glass Dinamai Kode "Wingman"


Budaya perusahaan merupakan keunggulan kompetitif yang sangat besar: Karena itulah Zuckerberg terobsesi dengan hackathons Facebook dan mengapa orang-orang Yahoo "berdarah ungu". Tentu saja, segala sesuatu yang menyebabkan orang merasa loyal kepada organisasi yang mencakup ribuan orang adalah kekuatan yang harus diperhitungkan, bukan?

Lain lagi dengan Foursquare yang menamai ruang pertemuan mereka dengan badge Foursquare, seperti 'Gossip Girl' atau (Yes!) Wino. Twitter juga memiliki begitu banyak proyek dinamai "bird". Bahkan Twitter sendiri membuat sebuah Wiki internal untuk melacak proyek-proyek tersebut.

Dan Google, juga, Google menamai proyek-proyek mereka sedikit lebih acak. Selain dari sistem relevansi iklan yang dinamai dengan "Smart Ass", Google cenderung memberi nama proyek-proyeknya dengan nama binatang, seperti Gmail yang diberi nama "Caribou" dan Drive Google dengan "Duck".



Tapi tidak selalu nama binatang. Google Plus sendiri dineri nama "Emerald Sea" terinspirasi oleh nama lukisan Bierstadt Albert, dengan metafora bahwa Google harus fokus dengan tujuan yang ingin dicapainya dan mengabaikan kemajuan Facebook yang pesat. Selain itu, proyek Google lainnya, Google Buzz diberi nama "Taco Town."

Google juga memberi nama atau kode terhadap perusahaan saingannya, seperti Microsoft diberi kode Canada (karena pernah mengancam akan pindah ke Kanada) dan AOL diberi kode Hawaii (karena pendirinya Steve Case lahir di Honolulu).

Yang paling keren yang pernah Anda dengar? Bahwa Proyek Google Glass, sebuah proyek kacamata Augmented Reality, disebut "Wingman" karena kacamata tersebut diharapkan bisa berfungsi sebagai wingman dalam kehidupan Anda. Anda tahu "wingman"? Menurut Wikipedia, wingman adalah suatu peran yang mendukung kita dalam kehidupan kita.

0 comments:

Post a Comment