Friday, May 18, 2012

Dokter Semakin Mudah Diagnosa Penyakit Lewat Aplikasi Smartphone

Tidak lama lagi dokter akan lebih mudah untuk memeriksa pasien dengan bantuan aplikasi khusus yang dibenamkan dalam smartphone. Cara mendiagnosa pun tidak sesulit biasanya, tetapi jauh lebih simpel, karena hanya menggunakan hembusan napas pasien. Sebuah aplikasi "hidung elekronik" disiapkan oleh tim ilmuwan dari California Institute of Technology dan dipimpin oleh Nate Lewis, seorang professor Kimia.

Mereka sedang memcoba sebuah teknologi yang mereka namai "sensory vapour technology" atau teknologi uap sensor yang peka terhadap bau-bauan, seperti hidung manusia.

Daily Mails menuturkan Karena tujuannya adalah kepraktisan dokter dalam mendoagnosa penyakit tertentu, maka dibuatlah aplikasi di smartphone yang dinamai "electronic nose app". "Dokter bisa mendiagnosa penyakit pasien dengan membawa smartphone itu dan pasien bernapa dalam sebuah "lampiran" di smartphone dan mampu mengatakan mereka memiliki penyakit menular seperti TBC.", kata Heather McCaig seorang anggota tim. Dalam proses pendeteksianpun tidak perlu sampel yang dibawa ke laboratorium.

Penelitian ini diharapkan memperoleh hasil yang baik, seperti aplikasi smartphone yang canggih, yaitu sistem deteksi penyakit yang bisa dibawa kemanapun. Selain itu, ilmuwan berharap ada dampak nyata dalam kehidupan manusia dengan adanya aplikasi ini.

Sistem ini bekerja dengan uap dalam hembusan nafas manusia. Aliran udara didorong melalui cairan, seperti butanol, kemudian menghasilkan gelembung yang muncul sebagai uap jenuh. Ruang sensor akan bekerja dengan menganalisis uap dan diubah menjadi data mentah. Dari data ini, bisa dilihat kandungan kimia dalam aliran udara dari hembusan nafas pasien tadi.

0 comments:

Post a Comment