Friday, July 27, 2012

PT. DI Jual 7 Pesawat Usang

BANDUNG, TRIBUN - Di lingkungan PT Dirgantara Indonesia (DI) sejauh ini terdapat sejumlah pesawat usang yang tidak lagi terpakai. Di lingkungan lembaga BUMN yang dahulu bernama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) itu ada beragam jenis pesawat.

"Ada beberapa pesawat usang, antara lain jenisnya DAS 10 yang merupakan produksi 1986," kata Kepala Tim Komunikasi PT DI, Sonny Saleh Ibrahim, Selasa (24/7).

Sonny menuturkan, tujuh unit pesawat usang itu antara lain empat unit DAS 10 dan sisanya, Boeing 737. Ketujuh pesawat itu tidak lagi terpakai karena maskapai penerbangannya mengganti DAS 10 dengan jenis Boeing 737. "Jadi, kami berencana menjual ke-4 pesawat usang yang tidak terpakai itu secara kiloan," ungkap Sonny.

Sedangkan rencana penjualan 3 unit pesawat bermesin jet, Boeing 737 karena ketiga pesawat itu milik dua maskapai yang tidak lagi beroperasi, yaitu Adam Air dan Bouraq. Dijelaskan, awal keberadaan ke-3 Boeing 737 itu di PT DI yaitu untuk menjalani perawatan rutin.

Akan tetapi, pada kenyataannya, Adam Air dan Bouraq tidak lagi beroperasi. Akibatnya, terjadi penunggakan karena biaya perawatan meninggi. "Nilainya sekitar 50-100 ribu dolar AS," kata Sonny.

Meski penjualannya secara kiloan, Sonny menyatakan, pelaksanaannya melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku. Artinya penjualan itu melalui proses tender. (*)

Sumber : jabar.tribunnews

0 comments:

Post a Comment